Teleskop pemantul

November 27, 2015
sumber: www.naic.edu

sumber: www.naic.edu

Teropong bias (teleskop bias) memiliki keterbatasan dalam menghasilkan perbesaran bayangan. Hal ini karena untuk membuat teropong bias berukuran besar diperlukan ukuran lensa yang juga besar, sedang pengasahan lensa ukuarn besar lumayan sulit. Karena itu untuk membuat teleskop yang dapat menghasilkan perbesaran yang cukup besar digunakan teleskop pemantul yang menggunakan cermin lengkung sebagai objektif.

Karena cermin hanya memiliki satu permukaan sebagai dasarnya sehingga akan lebih mudah dalam konstruksinya. Keuntungan lain dengan teropong pantul, yang menggunakan  cermin sebagai objektif, adalah tidak memperlihatkan aberasi kromatik karena cahaya tidak melewatinya. Juga, cermin dalam bentuk parabola untuk membetulkan aberasi sferis. Teleskop pemantul pertama kali diusulkan oleh Isaac Newton.

Teleskop-teleskop yang digunakan untuk tujuan menghasilkan perbesaran yang bagus, umumnya dipilih teropong (teleskop) pantul. Saat ini teleskop terbesar adalah Large Binocular Telescope yang berada di Mount Graham International Obs., Arizona, USA yang memiliki diameter cermin ganda masing-masing 330 inch.

———————————————

sumber:

Surya, Yohanes. 1999. Olimpiade Fisika 1,2,3. Jakarta: Primatika Cipta Ilmu.

Bender, Lionel. 2000. Bagaimana Cara Kerjanya: Teleskop (Terjemahan). Semarang: Mandira Jaya Abadi.

Leave a Reply

Your email address will not be published.