Reaksi Inti

July 25, 2015

Pada dasarnya reaksi inti terjadi karena tumbukan (penembakan) inti sasaran dengan suatu inti atau partikel tertentu. Pada reaksi inti terjadi perubahan unsur karena ditumbuk zarah, yang dapat dinyatakan oleh persamaan reaksi:

 

dengan:

A adalah unsur awal.

B adalah unsur hasil

a adalah zarah yang ditumbukkan

b adalah zarah yang terpental

 

 

Pada reaksi inti berlaku hukum:
a. kekekalan momentum

Hukum kekekalan momentum menyatakan bahwa jumlah momentum relativistik sebelum reaksi sama dengan jumlah momentum relativistik sesudah reaksi.

PA + Pa = PB + Pb

mAvA + mava = mBvB + mbvb

b. kekekalan energi

Q= {(mB + mb) – (mA+ ma)}c2

Jika Q > 0 disebut reaksi eksotermik. Pada reaksi eksotermik, sistem kehilangan energi massa diamnya tetapi mendapat tambahan energi kinetik. Jika Q < 0 reaksinya disebut reaksi endotermik.

 

c. kekekalan jumlah muatan (nomor atom)

Jumlah muatan (proton) sebelum dan sesudah reaksi adalah sama. Berdasarkan hukum kekekalan muatan pada reaksi di atas berlaku:
Z1 + Z2 = Z3 + Z4

d. kekekalan jumlah nukleon (nomor massa).

Jumlah nukleon (proton + neutron) sebelum reaksi sama dengan jumlah nukleon sesudah reaksi. Pada reaksi di atas berlaku
A1 + A2 = A3 + A4

————————

Sumber:

Nainggolan, Sahat. 2008. Latihan soal-soal Fisika SMA. Jakarta: Kawan Pustaka

Kanginan, Marthen. 2006. Fisika SMA Untuk SMA/MA Kelas X, XI, dan XII. Jakarta : Erlangga

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Next Post
»