Perambatan Kalor

February 17, 2011

Kalor mempunyai sifat cenderung berpindah dari benda bersuhu tinggi ke benda bersuhu rendah. Jika terjadi kestimbangan maka benda bersuhu tinggi akan turun suhunya, sedang benda bersuhu rendah suhunya akan naik. Proses perpindahan kalor dapat berlangsung dengan cara konduksi, konveksi dan radiasi.

1. Konduksi

Jika terdapat sebuah batang yang memiliki panjang L dan luas penampang A, dimana pada ujung-ujungnya mempunyai mempunyai suhu masing-masing T1 dan T2 dengan T1>T2, maka besar aliran kalor \Delta Q, tiap selang waktu \Delta T dapat dinyatakan sebagai:

dengan k: konduktivitas termal benda.

2. Konveksi

Konveksi adalah perambatan kalor melalui zat alir (fluida). Besarnya laju kalor Q/T dinyatakan dengan persamaan:

dengan h: koefisien konveksi

3. Radiasi

Perambatan kalor melalui gelombang elektromagnetik. Laju kalor/energi per satuan waku:

dengan: e :  emisivitas benda (0 < e < 1)

———————————-

Sumber:

Marteen Kanginan. 2010. Fisika SMA kelas X. Jakarta: Erlangga

RinawanAbadi, dkk. 2009. Buku Panduan Pendidik Fisika untuk SMA/MA untuk kelas X. Klaten: Intan Pariwara.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Previous Post
«