Hambatan Penghantar

Fungsi hambatan listrik adalah membatasi arus listrik yang mengalir. Pada dasarnya, hambatan (resistansi) terdapat pada hampir semua komponen listrik, pada alat ukur, lampu, sumber tegangan listrik, maupun perangkat listrik yang lain. Kali ini membahas adalah hambatan penghantar, yaitu besar hambatan yang timbul pada penghantar (konduktor).

Setiap alat litrik tentu, memerlukan kawat penghantar yang menghubungkan sumber tegangan dengan alat lisrtrik. Bahkan kawat penghantar bisa berkilometer panjangnya yang ditarik dari pembangkit listrik hingga ke pengguna listrik di rumah kita.

Nilai hambatan penghantar, ditentukan oleh :
1. Panjang penghantar (l)
2. Luas penampang (A)
3. Hambatan jenis penghantar (\rho)

Persamaan hubungan ketiganya dalam menentukan hambatan penghantar adalah:

 

 

dengan: R adalah hambatan (ohm).

Berdasarkan persamaan di atas, hambatan penghantar (R) akan semakin besar jika semakin panjang penghantar dan semakin kecil luas penampang penghantar. Sebaliknya, hambatan penghantar akan semakin kecil jika semakin pendek dan semakin besar luas penampang.

Hambatan jenis penghantar merupakan hambatan suatu bahan yang setiap benda bisa berbeda beda. Berikut adalah contoh hambat jenis, beberapa bahan konduktor.

Nilai hambatan jenis penghantar juga ditentukan oleh suhu penghantar, sesuai persamaan berikut:

sehingga persamaan hambatan akan menjadi seperti berikut:

Contoh soal: Hambatan penghantar
Diketahui sebuah kawat penghantar memiliki panjang 100 m, luas penampang 2,5 mm2 dan hambatan jenis sebesar 17 x 10-7 ohm.meter. tentukan besar hamabatan kawat!

Pembahasan:

Dari soal diketahui:

l=100m
A = 2,5 mm2=2,5 x 10-6 m2

\rho=17 x 10-7 ohm.meter.

Ditanya: R= …?

Besar hambatan penghantar ditentukan dengan persamaan:

 

 

 

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.