Efek Fotolistrik

November 21, 2016

Efek fotolistrik merupakan gejala terlepasnya elektron dari permukaan logam karena disinari gelombang elektromagnetik tertentu.

Syarat terjadinya efek fotolistrik adalah:

  1. panjang gelombang ambang sinar (datang) > panjang gelombang bahan
  2. frekuensi sinar (f) > frekuensi ambang bahan (fo)
  3. energi foton sinar (Ef) >energi ambang bahan (Wo)

Beberapa hal yang perlu diperhatikan berkaitan dengan efek fotolistrik adalah:

1. elektron akan segera terlepas – tanpa perlu waktu tunda

2. Penambahan intensitas dari cahaya akan menambah jumlah elektron yang terlepas, tetapi tidak menambah besar energi kinetik

3. Cahaya merah tidak akan menyebabkan keluarnya elektron, berapapun besar intensitasnya.

4. Cahaya violet (ungu) yang lemah akan mengeluarkan sedikit elektron, tetapi besar energi kinetik maksimum akan bertambah dibandingkan untuk intensitas cahaya yang panjang gelombannya lebih besar.

Dari hasil eksperimen diperoleh bahwa energi yang dilepaskan elektron akan sebanding dengan frekuensi sinar yang datang. Hal sesuai dengan hipotesis Planck, bahwa radiasi benda hitam hanya terjadi dalam paket-paket energi.

E = h v

————————————————

Sumber:

Istiyono, Edy. 2007. Fisika kelas XII. Klaten: Intan Pariwara

Beiser, Arthur. 1999. Konsep Fisika Modern(terjemah). Jakarta: Erlangga.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Previous Post
«